Tampilkan postingan dengan label kalimat bersayap. Tampilkan semua postingan

Dari Popok Hingga Kain Kafan*  

Posted by koelit ketjil in ,



Tidak hanya karena detik ini,
Paduan nafas, akselerasi pacuan jantung
Memompa darah pada rongga arteri
Kemudian realita memahat dan memberi warna

Tapi tetap tekadku
Dari popok hingga kain kafan....

Aku harus tetap berjuang
Aku harus tetap berpikir
Aku harus tetap hidup

Menjadikan raga balutan tanah ini
Terlepas dari segala bentuk penindasan
Bahkan dari balik topeng cinta sekalipun!

Dari popok hingga kain kafan....
Kedamaian harus tetap menang

- satu pojok jogja, Kajor 18/01/04 -


*(meminjam kalimat yang ditulis Pram dalam “Jejak Langkah”)
(foto perform Pantomime Iwan Asdrafi)

Ramadhan Awal di Andalas  

Posted by koelit ketjil in ,


angin Andalas tunujukkan jati diri
salam perkenalan kala kaki ini terombang-ambing
dibatas Java dan Andalas
Feri kecil bergoyang oleh riak Selat Sunda

ragaku terbawa oleh bujuk rayu masa depan
sempat titik kompromi raga-batin bertemu
nanum realitas Andalas munculkan ragu
batin masih meradang, raga mnejadi gamang

angin Andalas lapukan niat
bingkai jaminan masa depan terlampau ringkih
hujan kembali kelabu-kan gamang ini
angin Andalas pada batas keraguan dini hari

jika angin kabarkan petunujuk
mengapa pesan itu begitu ribut
menderu, goyahkan pelepah sebangsa palm
cipratan airmu perih dimata ini

angin Andalas... ahh... deru mu... ragu ku..


-awal ramadhan 2004-

Mencari Alif Laam Miim  

Posted by koelit ketjil in ,


Alif Laam Miim... menderu ditelingaku
Tak diam hatiku mencari makna
Allah telah sisipkan teka-teki Hijaiyah
Tak ada keraguan bagi petunjukNya

Bisakah keraguan akan diriku tak bergetar?
HambaMu ini belum teguh dirikan tiangMu
Pada perkara Bilghaibi... kasat mata! jadikan ku gamang
Ini mungkin penyebab rizkiMu belum puaskan aku

Layakkah aku mendapatkan petunjukMu
Seperti mereka-kaum sebelum aku
Membaca kitabMu temukan makna Ilahiyah
Sampai pada akhir dari segala akhir

Semoga aku menjadi beruntung mendapat petunjuk
Alif Laam Miim.......


Kuamang Kuning Unit X, saat 7 Ramadhan 2008

Tuhan Aku berterimakasih  

Posted by koelit ketjil in ,

Tuhan Aku berterimakasih
Engkau telah ciptakan manusia,
Manusia yang telah ciptakan listrik
Hingga benderang alam ini!

Tuhan Aku berterimakasih
Sebab Engkau telah hadirkan manusia
Manusia yang telah melahirkan computer
Dan jemari kami pun menari pada keyboard ini!


Tuhan Aku berterimakasih
Karena kehendakMu tiup ruh pada manusia
Tiup ruhMu semangatkan pencipta flashdisk
Maka kamipun dengan leluasa pindahkan ruh kreasi kami!

Tuhan Aku berterimakasih
Karena Engkau mengijinkan manusia ini hidup didunia nyata
Dalam kehidupan nyatanya dia ciptakan internet
Sehingga menghidupkan manusia di dunia maya!

Tuhan Aku berterimakasih
Sungguh!!!